IDEN
KNKS Mendorong Peran Pesantren Dalam Industri Halal
02 August 2019

PALEMBANG, KNKS – Komite Nasional Keuangan Syariah (KNKS) ikut memeriahkan kegiatan Festival Ekonomi Syariah (FESyar) Regional Sumatera dalam acara Sharia Economics Forum tanggal 2 Agustus 2019 di Hotel Arista Palembang, Sumatera Selatan. Seminar mengangkat tema Peningkatan Peran Pesantren dan Industri Halal dalam Pengembangan Ekonomi Syariah.

Direktur Pendidikan dan Riset Keuangan Syariah KNKS Sutan Emir Hidayat, pada Jumat 2 Agustus 2019 mewakili KNKS untuk menyampaikan materi terkait Peran Keuangan Syariah dalam Pengembangan Ekonomi Syariah. Pada sesi penyampaian materi, Sutan Emir yang mewakili KNKS ini sekaligus memperkenalkan KNKS kepada publik dengan cara memberikan pertanyaan beserta goodie bag KNKS.

Pada forum tersebut juga hadir narasumber lainnya yakni Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sumatera Selatan Aflatun Muchtar, Wakil Ketua Majelis Ekonomi dan Kewirausahaan PP Muhammadiyah Muhamad Nadratuzzaman Hosen, serta Pakar Ekonomi Islam Adiwarman Azwar Karim.

Sebanyak 200 tamu undangan yang terdiri dari pelaku usaha, akademisi, otoritas daerah, lembaga keuangan syariah, penggiat ekonomi syariah serta pondok pesantren juga turut aktif meramaikan forum.

Dalam forum tersebut, para narasumber sepakat bahwa pesantren memang memiliki potensi yang sangat besar dalam pengembangan ekonomi syariah khususnya industri halal yang mencakup segala sektor. Pengembangan industri halal dalam kegiatan Pesantren diantaranya dapat melalui pengoptimalan peran lembaga keuangan syariah, penguatan produk halal, pemberdayaan umkm serta digitalisasi ekonomi yang menyesuaikan dengan kemajuan teknologi di dalam ekosistem Pesantren. 

"Melalui koperasi yang diberdayakan oleh Pesantren, selanjutnya dapat dikembangkan koperasi produksi dan koperasi pemasaran, jadi tidak hanya koperasi simpan pinjam berbasis syariah saja. Sehingga, penguatan nilai rantai halal ini dapat terintegrasi dengan baik. Pemberdayaan ekonomi pesantren ini selanjutnya bisa menjadikan Pesantren mandiri dalam ekonomi dan dapat memberikan kebermanfaatan kepada masyarakat sekitar," pungkas Nadratuzzaman.

 

Penulis: Annissa Permata
Redaktur pelaksana: Ahmad Iqbal

Berita Lainnya