IDEN
Pengukuhan, Pelantikan dan Rapat Pleno Perdana KDEKS Sumatra Barat
26 Mei 2022

Padang, KNEKS - Komite Daerah Ekonomi dan Keuangan Syariah (KDEKS) Provinsi Sumatra Barat merupakan salah satu Program Prioritas KNEKS yang ‘netes’ pada semester perama tahun 2022. KDEKS Sumatra Barat sebagai KDEKS pertama di Indonesia, terbentuk berdasarkan Keputusan Gubernur Sumatra Barat No. 500-315-2022, tertanggal 7 April 2022.

Keputusan Gubernur terkait KDEKS Sumatra Barat ini diumumkan pada Acara Launching Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia (GBBI) di Bukittinggi, Sumatra Barat, tanggal 12 April 2022, oleh Gubernur Sumatra Barat dihadapan Wakil Presiden Republik Indonesia selaku Ketua Harian KNEKS, Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif serta Menteri Koordinator Maritim dan Investasi yang hadir secara virtual, serta para tamu undangan lainnya.

KDEKS Sumatra Barat dipimpin langsung oleh Gubernur Sumatra Barat, H. Mahyeldi Ansharullah selaku Ketua dan Audy Joinaldy selaku Wakil Ketua. Pengukuhan Anggota, dan Pelantikan Manajemen Eksekutif KDEKS Sumatra Barat dilaksanakan di Auditorium Gubernuran, Jl. Jend Sudirman No. 50 Kota Padang, pada Rabu (25/5). Agenda Pengukuhan dan Pelantikan ini kemudian dilanjutkan dengan Rapat Pleno Perdana KDEKS Sumatra Barat dengan tema ‘Menuju Menuju Sumatra Barat Menjadi Pusat Pengembangan Ekonomi dan Keuangan Syariah Terdepan di Indonesia’.

Anggota KDEKS Sumatra Barat terdiri dari Lembaga/Instansi , Organisasi Pemerintah Daerah terkait Ekonomi dan Keuangan Syariah. Adapun Manajemen Eksekutif KDEKS dipimpin oleh Ahmad Wira selaku Direktur Eksekutif, dan Muhammad Sobri selaku Wakil Direktur Eksekutif. Manajemen Eksekutif terdiri dari 5 Direktorat yaitu Industri Produk Halal, Jasa Keuangan Syariah, Keuangan Sosial Syariah, Bisnis dan Kewirausahaan Syariah, serta Infrastruktur Ekosistem Syariah.

Gubernur Sumatra Barat, Mahyeldi, menyatakan KDEKS diharapkan menjadi motor penggerak dalam pembangunan usaha untuk memacu pertumbuhan dan peningkatan ketahanan ekonomi masyarakat, dalam upaya menuju Sumatra Barat sebagai Pusat Industri Halal nasional tahun 2024. Selanjutnya beliau menyampaikan visi misi yang dicanangkan KDEKS sejalan dengan visi misi provinsi Sumatra Barat yaitu Adat yang bersendikan Syariat yang bersumber dari Al Quran atau dikenal dengan 'Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah'.

Pada acara ini turut hadir Sekretaris Jendral Majelis Ulama Indonesia, Amirsyah Tambunan. Dalam sambutannya beliau menekankan pentingnya kerjasama, sinergi dan kolaborasi antara pemangku kepentingan KDEKS dalam upaya mewujudkan cita-cita Sumatra Barat sebagai Pusat Industri Halal Nasional. Kemajuan di daerah ini diharapkan memberikan sumbangsih signifikan untuk kemajuan ekonomi dan keuangan Syariah Indonesia.

Sutan Emir Hidayat, Direktur Infrastruktur Ekosistem Syariah, Manajemen Eksekutif KNEKS menyampaikan apresiasi atas terbentuknya KDEKS Sumatra Barat, serta komitmen dan dukungan yang intensif dari stakeholder terkait baik di pusat maupun di Provinsi Sumatra Barat; diantaranya Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Hukum dan HAM, Kementerian Keuangan baik dipusat maupun kantor perwakilan di Sumatra Barat, Bank Indonesia dalam hal ini DEKS BI beserta kantor BI di Sumatra Barat, Otoritas Jasa Keuangan yang telah aktif mendorong pembentukan KDEKS mulai dari Dewan Komisioner OJK hingga OJK Sumatra Barat; Kementerian PPN/BAPPENAS, Majelis Ulama Indonesia, Kamar Dagang Indonesia, serta stakeholder lainnya. 

Direktur Ekesekutif, Manajemen Eksekutif KDEKS Provinsi Sumatra Barat Ahmad Wira menyampaikan beberapa rancangan Program unggulan KDEKS yang akan ditetapkan pada Rapat Pleno KDEKS, antara lain mendorong konversi Bank Nagari menjadi Bank Syariah, Pengembangan kawasan terpadu ekonomi syariah dalam bentuk Nagari Elok Sejahtera Syariah (NES-Syariah), membangun Koperasi Syariah, mendorong Percepatan Zona KHAS (Halal, Aman, dan Sehat) berbasis kearifan lokal, menciptakan Seratus Ribu Milenial Entrepreneur Syariah serta mendorong pengelolaan wakaf oleh nazir daerah.

Program unggulan KDEKS Sumatra Barat tersebut dibahas lebih lanjut pada Rapat Pleno Perdana KDEKS yang dipimpin oleh Direktur Eksekutif Manajemen Eksekutif KDEKS didampingi Dece Kurniadi, Kepala Divisi Hukum Pengembangan Ekonomi dan Keuangan Syariah, Manajemen Eksekutif KNEKS, bersama Anggota dari Lembaga/Instansi dan Organisasi Perangkat Daerah Pemerintah Sumatra Barat terkait. Rapat Pleno berjalan cukup interaktif, dan diharapkan Program Unggulan  KDEKS Sumatra Barat yang telah disepakati bersama dapat diimplementasikan dengan semaksimal mungkin.

Penulis: Adelina Zulaikha
Redaktur Pelaksana: Ishmah Qurratu'ain

Berita Lainnya