IDEN
Sinergi KNEKS, iPortal dan EMStartup.Ai dalam International Webinar
30 Mei 2022

Jakarta, KNEKS - KNEKS bersama iPortal dan EMStartup.Ai menyelenggarakan webinar bertaraf Internasional pada Rabu (18/5) dengan tema “Bringing FinTech and Startup Into AI Engagement Economy”. Webinar ini diselenggarakan melalui platform zoom webinar, yang dimulai pada pukul 13:00 Waktu Indonesia Barat (WIB)

Dalam acara tersebut hadir narasumber dari berbagai Negara diantaranya, CEO iPortal dan EMStartup.Ai (US), CEO Alami Group (Indonesia), Head Standards Implementation and Strategic Developments AAOIFI (Bahrain), Vice Chairman Indonesia Waqf Board (Indonesia), CEO LBB International (Malaysia/Netherland), CTO EMStatups Tech Inc (Malaysia). Dengan keynote speakers yang disampaikan oleh Bapak Dr. Sandiaga Salahuddin Uno dan Mr. David W. Miller serta dibuka oleh bapak Dr. Sutan Emir Hidayat selaku Direktur Infrastruktur Ekonomi Syariah, KNEKS.

Pada kesempatan ini, para pakar fintech serta pembuat kebijakan terkemuka di Indonesia membahas mengenai masa depan fintech Islam. Dengan berbagi pengalaman serta visi misi mereka kedalam beberapa sektor seperti Islamic Fintech, Islamic Crowdfunding, Halal Tech, Takaful Tech, Waqf Tech dan sebagainya.

Diera yang sudah berkembang ini teknologi mempunyai peran yang sangat kuat dalam bidang ekonomi dan keuangan, “Teknologi mengubah cara kita dalam berbisnis khususnya dalam industri jasa keuangan” ujar Dr. Rizwan Malik, Head Standards Implementation and Strategic Development AAOIFI. Beliau menjelaskan dalam bidang pendanaan, pada masa ini platform pendanaan bermunculan begitu banyak. Dengan bantuan teknologi banyak individu berkumpul untuk menggunakannya, menjadikan lebih mudah dalam menemukan investor serta individu yang membutuhkan pendanaan.

Keuangan Islam telah berevolusi dan berkembang salah satunya dengan munculnya fintech syariah. Dima Dijani selaku CEO Alami Group memaparkan ukuran dan peluang fintech syariah secara global. “Indonesia dan negara-negara ASEAN lainnya menunjukkan masa depan yang menjanjikan untuk fintech syariah dan ekosistem halal dengan kebutuhan pembiayaan yang tumbuh secara signifikan” ujar Dima.

Pada kesempatan yang sama, Dr. Imam Teguh selaku kepala BWI menyampaikan bagaimana transformasi digital menangani ZISWAF yaitu dengan (1) membangun kepercayaan publik, (2) membangun kapasitas dan profesionalisme amil ataupun nazhir, (3) meningkatkan literasi serta edukasi kepada umat mengenai zakat atau wakaf (4) harmonisasi dari segi hukum aspek zakat dan wakaf.

Setelah sesi pemaparan materi selesai, acara webinar ditutup dengan sesi tanya jawab dari peserta kepada narasumber serta acara ditutup setelah bada ashar.

Penulis: Elsa dan Atiqoh Nasution
Redaktur Pelaksana: Ishmah Qurratu'ain

Berita Lainnya