IDEN
Pengembangan Inovasi Start-Up dalam Ekosistem Ekonomi Digital Berbasis Syariah
20 August 2021

Jakarta, KNEKS  Dalam rangka memperkuat ekosistem ekonomi digital berbasis syariah di Indonesia, Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah (KNEKS) bersama iPORTAL dan Bank Syariah Indonesia (BSI) melakukan kolaborasi bersama untuk meningkatkan awareness, literasi dan keahlian berwirausaha bagi mahasiswa di Indonesia dengan memanfaatkan tekonologi. Selama proses kegiatan Start-Up Pitch Competition dilaksanakan, juga mendapat dukungan dari community partners seperti Gobi Partners, Quest Ventures, ETHIS, e-Wasiyyah, S1ngularity Ventures, dan FoSSEI (Forum Silaturahim Studi Ekonomi Islam). Sebagai acara puncak, Kegiatan Start-Up Pitch Competition Final diselenggarakan secara daring pada Kamis (19/08).

Acara tersebut dibuka oleh Dr. Rushdi Siddiqui selaku CEO & Co-Founder IPORTAL. Dalam sambutannya, Rushdi menyatakan bahwa Indonesia jika dilihat dari perspektif perkembangan ekosistem start-up dengan demografi masyarakatnya menjadikan Indonesia sebagai negara yang menarik untuk perkembangan start-up.

“Dalam mendukung hal tersebut, diperlukan ide-ide cemerlang dari anak muda yang mampu mendestruksi sebuah sistem yang biasa digunakan, agar lebih sesuai dengan kebutuhan masyarakat khususnya pada era pandemi covid 19 sekarang ini.” ungkap Rushdi yang juga selaku juri perwakilan iPORTAL pada Acara Start-Up Putch Competition Final.

Sebanyak 10 finalis mendapatkan kesempatan untuk mempresentasikan ide dan inovasinya secara singkat, jelas dan dapat memikat juri selama waktu 5 menit. Kesepuluh finalis tersebut diantaranya adalah Al Falah, Maheer-Edu, Syafanav, Dherma Memohon, SERLOK (Environment REVOsolution), Healthify, Teman Pasar, Wacaku, Drive It, dan Buka Kata. Inovasi yang dikembangkan oleh kesepuluh finalis tersebut sangat beragam, ada yang merambah ke bidang ekonomi, pendidikan, kesehatan, fesyen, hingga otomotif dan lainnya.

Masing-masing finalis mempresentasikan idenya dengan pitching dihadapan keempat juri diantaranya Dr. Rushdi Siddiqui selaku CEO & Co-Founder IPORTAL, Dr. Sutan Emir Hidayat selaku Direktur Infrastruktur Ekosistem Syariah KNEKS, Ir. Putu Rahwidhiyasa, MBA, CIPM selaku Direktur Bisnis dan Kewirausahaan Syariah KNEKS, dan Abdullah Firman Wibowo selaku Wakil Direktur Utama BSI.

Pada kesempatan yang sama, Direktur Infrastruktur Ekosistem Syariah Dr. Sutan Emir Hidayat menyampaikan apresiasinya kepada peserta khususnya para finalis yang sudah menyampaikan ide dan inovasinya dengan sangat baik. Ucapan apresiasi tersebut juga sekaligus dilakukan Emir untuk mengumumkan 3 juara terbaik.

“Semoga ide-ide yang ditampilkan pada hari ini tidak hanya berhenti disini saja, tetapi juga dapat diaplikasikan lebih lanjut untuk mendukung kemajuan ekonomi syariah di Indonesia.” tutup Emir.

Peringkat ketiga diraih oleh Syafanav, sebuah ide start-up yang mengembangkan inovasi berupa navigator untuk busana syariah. Selanjutnya pada peringkat kedua diraih oleh Maheer-Edu, sebuah ide start-up yang mengembangkan inovasi aplikasi pembelajaran tahfidz online dengan menggunakan wakaf tunai. Untuk peringkat pertama, diraih oleh Teman Pasar, ide start-up berupa platform belanja kebutuhan harian dan mingguan dari pasar tradisional terdekat yang memiliki tujuan mulia yakni menyejahterakan Pedagang Pasar.

Penulis: Annissa Permata dan Adora Aurahman
Redaktur Pelaksana: Ishmah Qurratu'ain

 

 

Berita Lainnya