IDEN
KNEKS, BI, dan 10 Kampus Meluncurkan Buku Teks Eksyar
07 Juli 2021

Jakarta, KNEKS - Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah (KNEKS) bersama dengan Bank Indonesia dan perwakilan 10 (sepuluh) Perguruan Tinggi melakukan peluncuran buku teks ekonomi syariah pada Selasa (29/6) secara virtual. Perguruan Tinggi tersebut adalah Universitas Indonesia (UI), Universitas Airlangga (UNAIR), Universitas Padjadjaran (UNPAD), Institut Pertanian Bogor (IPB), Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), UIN Syarif Hidayatullah Jakarta (UIN Jakarta), UIN Sunan Kalijaga (UIN Suka), UIN Ar-Raniry Banda Aceh (UIN Ar-Raniry), UII, dan Institut Agama Islam Tazkia (IAI Tazkia).

Adapun buku teks ekonomi syariah yang diluncurkan pada agenda ini antara lain Buku Pengantar Ekonomi Islam (PEI), Ekonomi Pembangunan islam (EPI), dan Sejarah Pemikiran Ekonomi Islam (SPEI). Penyusunan dan penulisan buku ini melibatkan perwakilan 10 (sepuluh) perguruan tinggi yang hadir dalam peluncuran.

Acara ini turut dihadiri secara virtual oleh Wakil Presiden RI selaku Ketua Harian KNEKS KH. Ma'ruf Amin, Menteri Keuangan/Sekretaris KNEKS sekaligus Ketua Umum Ikatan Ahli Ekonomi Islam (IAEI) Sri Mulyani Indrawati, Gubernur Bank Indonesia sekaligus Ketua Dewan Pakar Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) Perry Warjiyo, Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi RI (Dirjen Dikti Kemendikbud Ristek RI) Nizam, dan Direktur Eksekutif ME KNEKS Ventje Rahardjo.

Wakil Presiden selaku Ketua Harian KNEKS mengapresiasi dan menyampaikan ucapan terima kasih kepada pihak-pihak yang terlibat dalam penyusunan 3 buku teks ekonomi syariah tersebut.

“Terima kasih kepada pihak-pihak yang terlibat dalam penyusunan buku teks ekonomi syariah ini, kepada KNEKS, BI, dan 10 perwakilan perguruan tinggi. Harapannya, ini dapat memperluas pola pikir akademika sehingga dapat bersinergi dengan pemerintah untuk mewujudkan ekonomi syariah yang inklusif dan berkelanjutan,” jelas Ma'ruf Amin, Wapres RI selaku Ketua Harian KNEKS.

Sejalan dengan hal tersebut, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati juga berharap penyusunan buku ini dapat meningkatkan literasi ekonomi dan keuangan syariah yang sekaligus dapat meningkatkan kualitas SDM unggul pada bidangnya

“Dengan adanya kolaborasi peluncuran Buku Teks Ekonomi Syariah antara KNEKS, BI, Universitas, dan IAEI dapat terus berkontribusi dalam membangun SDM dan literasi ekonomi syariah Indonesia,” ujar dia menambahkan.

Pada kesempatan tersebut Gubernur Bank Indonesia sekaligus Ketua Dewan Pakar MES Perry Warjiyo menjelaskan 3 langkah strategis dalam peningkatan SDM di sektor ekonomi dan keuangan syariah.

“Tiga langkah strategis yang dapat dilakukan untuk meningkatkan SDM ekonomi dan keuangan syariah di antaranya adalah (i) Penguatan Riset dan Edukasi serta perannya dalam pengembangan ekonomi dan keuangan syariah; (ii) Urgensi Literatur Ekonomi dan Keuangan Syariah; dan (iii) Potensi Indonesia menjadi Center of Excellence Pembelajaran Ekonomi dan Keuangan Syariah Dunia. Aspek penguatan riset dan edukasi merupakan faktor krusial dalam mengembangkan ekonomi dan keuangan syariah nasional, upaya tersebut juga memainkan peran yang tidak kalah penting pada sisi konsumen atau demand,” kata Perry.

Buku teks ekonomi syariah yang diluncurkan ini menjadi salah satu batu pijakan sebagai komitmen keseriusan pemerintah dalam menyiapkan generasi penerus bangsa yang berkualitas.

“Tentunya dalam rangka menyiapkan generasi penerus bangsa yang berkualitas melalui penyediaan literasi yang komprehensid demi mencapai visi misi Indonesia menjadi pusat ekonomi syariah dunia,” tutur Perry.

Dengan adanya peluncuran buku ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas dan kuantitas sumber daya manusia (SDM) di bidang ekonomi syariah. Hal ini juga diharapkan dapat memperkuat ekosistem ekonomi dan keuangan syariah Indonesia dari hulu dan hilir termasuk di dalamnya terkait penguatan SDM unggul.

Hal ini dikarenakan ekonomi dan keuangan syariah memiliki peran penting dalam perekonomian nasional, lebih lagi di tengah pandemi Covid-19. Ekonomi syariah bisa menjadi pilar dalam menopang pemulihan ekonomi dan mendukung ekonomi Indonesia yang berkeadilan dan berkelanjutan.

Penulis: Annissa Permata dan Naura Siti Alifah
Redaktur Pelaksana: Ishmah Qurratu'ain

Berita Lainnya