IDEN
Sistem Informasi dan Integrasi Data Institusi Keuangan Mikro Syariah (SIID IKMS)
25 Juni 2021

Praktik keuangan mikro syariah di Indonesia memiliki bentuk yang beragam, salah satunya adalah Baitul Maal Wat Tamwil atau yang biasa disingkat BMT. Bentuk lembaga ini diakui sebagai lembaga keuangan mikro syariah yang lahir di Indonesia dengan berbagai ciri dan kekhasan tersendiri. Dalam perkembangannya, layanan keuangan mikro syariah berbentuk BMT ini bertransformasi menjadi ujung tombak keuangan mikro syariah dengan sistem yang paling sesuai dengan masyarakat berpenghasilan rendah di Indonesia.

Namun dalam melaksanakan perannya tersebut, BMT di Indonesia masih menghadapi beberapa tantangan besar. Salah satu tantangan yang dihadapi tersebut yaitu tidak tersedianya data riil termasuk tingkat kesehatan dari keseluruhan sektor institusi keuangan mikro Syariah (IKMS). Hal ini dikarenakan tidak adanya suatu sistem pelaporan dan pengawasan yang komprehensif.

Sebagai upaya dalam memberikan solusi terhadap tantangan yang dihadapi oleh sektor keuangan mikro Syariah di atas, Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah (KNEKS) menginisiasi untuk membuat dan mengembangkan sistem informasi dan integrasi data Institusi Keuangan Mikro Syariah (SIID IKMS) dalam bentuk suatu sistem IT (dashboard).

Pada dasarnya pengembangan sistem aplikasi dashboard ini dibuat generik untuk mengantisipasi beragamnya aplikasi core microfinance system yang digunakan oleh BMT. Hal ini juga menjadi salah satu kendala saat pertama kali mengembangkan standarisasi pelaporan dan pengawasan. Dasar pemikiran pembuatan aplikasi dashboard ini adalah generik, mudah dioperasikan oleh SDM yang ada, tidak perlu menggunakan hardware dengan spesifikasi tinggi dan tanpa harus mengganti aplikasi core microfinance system di masing-masing BMT.

Penulis: Arief Aditya
Redaktur Pelaksana: Ishmah Qurratu'ain

Berita Lainnya